AYOPRENEUR.COM

CTRA Masuk Kategori 72 Emiten Pilihan

16 Mar 2017 Hits : 1,390

PT Ciputra Development Tbk, dengan kode emiten CTRA masuk dalam 72 emiten pilihan Bursa Efek Indonesia versi Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI). Nantinya, ke-72 emiten di bursa efek tersebut akan direkomendasikan kepada investor baru melalui “Gerakan Yuk Nabung Saham” yang saat ini tengah gencar dikampanyekan oleh Bursa Efek Indonesia bekerjasama dengan CSA Institute dan Asosiasi Profesi Pasar Modal Indonesia.

Demikian disampaikan Direktur Pengembangan BEI Nicky Hogan, dalam kegiatan “Apresiasi Emiten Pilihan Program Yuk Nabung Saham 2017 dan CSA Gathering”, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (13/3). Segenap Direksi dan manajemen dari 72 perusahaan emiten pilihan BEI turut menghadiri acara tersebut.

Nicky mengutarakan bahwa saat ini minat generasi muda untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia terus mengalami peningkatan. Setelah pihak BEI melaksanakan serangkaian program edukasi dan sosialisasi di sepanjang 2016 kemarin, pertumbuhan jumlah investor aktif baru bertambah hingga 23 persen.

Data BEI juga memperlihatkan jumlah investor baru yang aktif bertransaksi selama tahun 2016 untuk usia 21-25 tahun sebesar 7.899 investor. Usia 26-30 tahun 5.819 investor baru, dan usia 17-20 tahun sebanyak 5.398 investor baru.

“Dengan demikian, sepanjang 2016 BEI telah berhasil mengajak 101.887 orang untuk menjadi investor di Pasar Modal Indonesia. Jumlah ini bertumbuh hingga 23 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun 2017, kami menargetkan total jumlah investor pasar modal Indonesia bisa mencapai lebih dari 1 juta investor,” katanya.

Mengubah Mindset

Abi Qurayah Mukti, Ketua Asosiasi Profesi Pasar Modal Indonesia menambahkan bahwa jumlah investor pasar modal di Indonesia saat ini bisa dikatakan relatif kecil. Sehingga, perlu ada upaya-upaya nyata untuk meningkatkan minat masyarakat Indonesia untuk menjadi investor di pasar modal.

Caranya antara lain dengan melakukan kampanye untuk mengubah pola pikir (mindset) masyarakat Indonesia, dari “Savings Society” menjadi “Investment Society” atau dari kebiasaan menabung uang tunai di bank berubah menjadi menginvestasikan uang di pasar modal. Tentunya kampanye tersebut perlu disertai gerakan nyata dari pihak pemangku kebijakan pasar modal, dalam rangka mengenalkan apa saja keuntungan menjadi seorang investor pasar modal.

“Kemudian muncullah program Apresiasi Emiten Pilihan ini. Intinya, para pemangku kebijakan pasar modal memilih sebanyak 72 emiten yang nantinya akan direkomendasikan sebagai emiten layak investasi, kepada para investor baru,” katanya.

David Sutyanto, Dewan Juri Apresiasi Emiten Pilihan menjelaskan lebih lanjut tentang proses seleksi ke-72 emiten ini. Menurut dia, pemilihan 72 emiten ini didasarkan pada sejumlah aspek yang meliputi profitabilitas perusahaan di masa mendatang, kesinambungan pola bisnis, pengungkapan dan transparansi keuangan, likuiditas saham, dan penerapan Good Corporate Governance (GCG). Dengan demikian, nantinya ke-72 emiten ini akan diikutsertakan dalam kampanye “Yuk Nabung Saham” yang digelar di 18 kota di Indonesia, sepanjang tahun 2017.

Berikut data 72 Emiten Pilihan Bursa Efek Indonesia :

Emiten Arjuna (harga saham < Rp 1.000)

ACES, ANTM, APLN, ASRI, BBKP, BJTM, BNGA, ELSA, LPKR, PPRO, PWON, SIDO, SRIL, SSIA, TINS, WSBP, WTON

Emiten Yudhistira (harga saham Rp 1.000 – Rp 5.000)

ADHI, ADRO, AISA, AUTO, BBTN, BDMN, BJBR, BSDE, BTPN, CPIN, CTRA, EXCL, GJTL, HMSP, JPFA, JSMR, KAEF, KLBF, LPCK, LSIP, MEDC, MNCN, MPPA, MYOR, PGAS, PTPP, RALS, ROTI, SCMA, SGRO, SMBR, SMRA, TLKM, ULTJ, WIKA, WSKT

Emiten Bima (harga saham > Rp 5.000)

AALI, AKRA, ASII, BBCA, BBNI, BBRI, BMRI, GGRM, ICBP, INDF, INTP, ISAT, ITMG, LPPF, MAPI, PTBA, SMGR, UNTR, UNVR)

KataWarta.COM